Tampilkan postingan dengan label kamut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamut. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2011

Cinta adalah anugerah.
selalu ada cintamuSabtu, 12 Februari 2011 0 komentar

Cinta adalah anugerah.
Membuat kita ketawa, membuat kita bernyanyi, membuat kita sedih, membuat kita menangis, membuat kita bertanya’ kenapa?’, membuat kita menerima, membuat kita memberi.
Dan yang paling penting, Membuat kita merasa hidup.

Manusia memang mahkluk yang rumit dan unik kadang suka aneh ya kalo dipikir pikir. Hal yang kadang ingin kita katakan, malah ngga keluar dari mulut bibir kita, tapi yang harusnya ga bole diungkapkan..eh malah keluar dengan sendirinya. Pernah ngerasa gitu ga sih?
Lebih parahnya kalo kita biasa menggunakan
simbol atau kata kata lain yang susah untuk dimengerti oleh orang lain dan hanya bisa dimengeri oleh diri kita sendiri…wah ini lebih repot lagi.
Hasilnya, kerapkali maksud kita itu jadi
tidak terkomunikasikan dan kadang membuat orang lain merasa tidak nyaman, merasa menyesal, merasa tidak di hargai dan banyak hal lah…
Padahal maksudnya adalah kita ingin
mengekspresikan rasa cinta yang kita miliki.

**
Sangatlah
menyakitkan kalo kita mencintai seseorang yang tidak mencintai kita. (sakit banget…)Tetapi lebih sakit, kalo kita mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu dia apa yang kita rasakan. (selain sakit..tentunya juga,,..”ih rugi banget tau…)
Katanya hanya perlu
satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang. (oh.,.my God)
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk ketemu sama orang yang tidak tepat sebelum ketemu sama orang yang tepat. Jadi ketika kita akhirnya ketemu sama orang yang tepat, kita jadi tahu betapa berharganya anugerah itu. (hmmf…)
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh didalam hatinya. (cinta ngga bisa dipaksa, rite?)Tetapi kalo ngga pun, ijinkan cinta itu tumbuh di dalam hati kita sehingga kitapun bisa belajar arti cinta dan mencintai seseorang. Pernah saia baca sebuah artikel tentang cinta (juga) yang bilang bahwa ketika kita sedang ingin mendapatkan apa yang kita inginkan…kita harus bisa belajar bahwa ada pemahaman yang kita dapatkan baik tentang diri kita sendiri ataupun tentang orang lain. Hmmf…jadi kalo hidup adalah serangkaian pelajaran yang harus dijalani untuk dipahami…itu bener banget!!!
Saia percaya bahwa cinta datang kepada orang2 yang masih mempunyai harapan walapun mereka telah dikecewakan. Termasuk saia, kamu dan kita semua yang ngerasa pernah dikecewakan oleh CINTA dan merasa menyesal karena telah mencintai seseorang. Selalu masih ada HARAPAN!!! Dan saia tau kepada siapa SAYA HARUS BERHARAP bukan kepada orang yang saia cintai itu..tetapi kepada SANG PEMBERI CINTA,..kepada Dia aku berharap. DIA pengharapanku.
Berbahagilah karena kamu bisa merasakan cinta. Bukan hanya sekedar mendapatkan apa yang kita inginkan..tapi bahagia karena kita menjadi dewasa oleh karena pengalaman yang menyakitkan. Lewat tangisan kita pun..kita masih layak untuk disebut orang yang bahagia. Karena kebahagiaan yang sesungguhnya bukan karena apa yang terjadi diluar diri kita, tapi apa yang terjadi di dalam diri kita.
**
Kairos,…
Segala sesuatunya Ia buat
indah pada waktuNya…pada kairosNya…(indah bagiku..indah baginya..)
Menunggu
saat yang tepat..untuk orang yang tepat..menunggu sang KAIROS

melati
selalu ada cintamu 0 komentar

  Melati tak pernah berdusta dengan apa yang ditampilkannya. Ia tak memiliki warna dibalik warna putihnya
    Ia juga tak pernah menyimpan warna lain untuk berbagai keadaannya, apapun kondisinya, panas, hujan, terik ataupun badai yang datang ia tetap putih.
    Kemanapun dan dimanapun ditemukan, melati selalu putih.
    Putih, bersih, indah berseri di taman yang asri. Pada debu ia tak marah, meski jutaan butir menghinggapinya.
    Pada angin ia menyapa, berharap sepoinya membawa serta debu-debu itu agar ianya tetap putih berseri. Karenanya, melati ikut bergoyang saat hembusan angin menerpa.
    Kekanan ia ikut, ke kiri iapun ikut. Namun ia tetap teguh pada pendiriannya, karena kemanapun ia mengikuti arah angin, ia akan segera kembali pada tangkainya.
    Pada hujan ia menangis, agar tak terlihat matanya meneteskan air diantara ribuan air yang menghujani tubuhnya.
    Agar siapapun tak pernah melihatnya bersedih, karena saat hujan berhenti menyirami, bersamaan itu pula air dari sudut matanya yang bening itu tak lagi menetes.
    Sesungguhnya, ia senantiasa berharap hujan kan selalu datang, karena hanya hujan yang mau memahami setiap tetes air matanya. Bersama hujan ia bisa menangis sekeras-kerasnya, untuk mengadu, saling menumpahkan air mata dan merasakan setiap kegetiran.
    Karena juga, hanya hujan yang selama ini berempati terhadap semua rasa dan asanya. Tetapi, pada hujan juga ia mendapati keteduhan, dengan airnya yang sejuk.
     Pada tangkai ia bersandar, agar tetap meneguhkan kedudukannya, memeluk erat setiap sayapnya, memberikan kekuatan dalam menjalani kewajibannya, menserikan alam.
    Agar kelak, apapun cobaan yang datang, ia dengan sabar dan suka cita merasai, bahkan menikmatinya sebagai bagian dari cinta dan kasih Sang Pencipta. Bukankah tak ada cinta tanpa pengorbanan?
    Adakah kasih sayang tanpa cobaan?
     Pada dedaunan ia berkaca, semoga tak merubah warna hijaunya. Karena dengan hijau daun itu, ia tetap sadar sebagai melati harus tetap berwarna putih. Jika daun itu tak lagi hijau, atau luruh oleh waktu, kepada siapa ia harus meminta koreksi atas cela dan noda yang seringkali membuatnya tak lagi putih?
    Pada bunga lain ia bersahabat. Bersama bahu membahu menserikan alam, tak ada persaingan, tak ada perlombaan menjadi yang tercantik, karena masing-masing memahami tugas dan peranannya.
    Tak pernah melati iri menjadi mawar, dahlia, anggrek atau lili, begitu juga sebaliknya. Tak terpikir melati berkeinginan menjadi merah, atau kuning, karena ia tahu semua fungsinya sebagai putih.
    Pada matahari ia memohon, tetap berkunjung di setiap pagi mencurahkan sinarnya yang menghangatkan. Agar hangatnya membaluri setiap sel tubuh yang telah beku oleh pekatnya malam.
    Sinarnya yang menceriakan, bias hangatnya yang memecah kebekuan, seolah membuat melati merekah dan segar di setiap pagi. Terpaan sinar mentari, memantulkan cahaya kehidupan yang penuh gairah, pertanda melati siap mengarungi hidup, setidaknya untuk satu hari ini hingga menunggu mentari esok kembali bertandang.
    Pada alam ia berbagi, menebar aroma semerbak mewangi nan menyejukkan setiap jiwa yang bersamanya. Indah menghiasharumi semua taman yang disinggahinya, melati tak pernah terlupakan untuk disertakan.
    Atas nama cinta dan keridhoan Pemiliknya, ia senantiasa berharap tumbuhnya tunas-tunas melati baru, agar kelak meneruskan perannya sebagai bunga yang putih. Yang tetap berseri disemua suasana alam.
    Pada unggas ia berteriak, terombang-ambing menghindari paruhnya agar tak segera pupus. Mencari selamat dari cakar-cakar yang merusak keindahannya, yang mungkin merobek layarnya dan juga menggores luka di putihnya.
    Dan pada akhirnya, pada Sang Pemilik Alam ia meminta, agar dibimbing dan dilindungi selama ia diberikan kesempatan untuk melakoni setiap perannya. Agar dalam berperan menjadi putih, tetap diteguhkan pada warna aslinya, tidak membiarkan apapun merubah warnanya hingga masanya mempertanggungjawabkan semua waktu, peran, tugas dan tanggungjawabnya. Jika pada masanya ia harus jatuh, luruh ke tanah, ia tetap sebagai melati, seputih melati. Dan orang memandangnya juga seperti melati.
    Dan kepada melatiku, tetaplah menjadi melati di tamanku. Karena, aku akan menjadi angin, menjadi hujan, menjadi tangkai, menjadi matahari, menjadi daun dan alam semesta.
    Tetapi takkan pernah menjadi debu atau unggas yang hanya akan merusak keindahannya, lalu meninggalkan melati begitu saja.

Seruanku.
selalu ada cintamu 0 komentar




Dear God,
untuk kali ini.........


yang ku butuhkan adalah bukan sebentuk coklat

atau setangkai mawar

Tapi izinkanlah......


bawakan aku Sebentuk Hati

yang berdetak kencang sama sepertiku

saat kami berdua dipertemukan anugrahMu yang satu itu

yaitu



Sebentuk Cinta_

Rabu, 09 Februari 2011

kamut
selalu ada cintamuRabu, 09 Februari 2011 0 komentar

MUTIARA CINTA …
Mencintai adalah masalah yang penting bagi manusia
Bila kita mampu mengurai cinta,
Maka hakekat cinta akan berubah menjadi sesuatu
Itulah kenyataan cinta …
Memperlihatkan cinta adalah suatu kepicikan
Dibanding sesuatu yang agung, yang tersembunyi dibalik cinta
Cinta memang tidak mudah untuk dimengerti …
Seseorang selalu membutuhkan orang lain
Untuk membantu memahami bagian dari diri kita.
Untuk menyingkap bagian yang tersembunyi dari diri mereka.
Dan untuk percaya dan memahami bagian yang terbaik dari mereka
Ketika kita membantu orang lain.
Kita tidak boleh menyembunyikan apa yang kita ketahui tentangnya
Kita tidak boleh hanya menjadi telinga bagi mereka.
Ketika tangan kehidupan terasa gelap dan malam tak bernyanyi
Itu adalah waktu untuk cinta dan kepercayaan
Dan tangan kehidupan akan bersinar dan bernyanyi
Bila seseorang mencintai dan mempercayai seutuhnya.
Kasih … kekuatan apakah yang menggerakkanku dalam badai
Mengapa aku menjadi lebih baik dan lebih kuat
Serta lebih yakin pada kehidupan saat badai menerjang
Aku tak mengerti dan sekarang aku menjadi lebih mencintai dirimu
Dari apapun yang ada di alam ini.
Sejak pertama kulihat engkau,
Hal yang paling mendalam yang kurasakan adalah
Kejujuran, kecerdasan dan kehangatan dirimu.
Kini, pun sama hanya seribu kali lebih dalam dan lebih lembut.
Aku mencintaimu sebelum kita berdekatan,
Sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir.
Kita akan selalu bersama …
Dan tidak ada yang akan memisahkan kita
Amien … … …